Analisis lengkap rencana comeback Anthony Sinisuka Ginting yang bakal turun di turnamen level bawah (Super 300) pada musim 2026 untuk mendongkrak peringkat dunia setelah cedera panjang. Semua dikupas dengan data turnamen, strategi pelatih, dan konteks performanya.
Anthony Sinisuka Ginting, salah satu tunggal putra paling identifiable di dunia bulutangkis Indonesia, siap reset karier kompetitifnya di musim kompetisi 2026 dengan turun di turnamen tingkat lebih rendah dulu — strategi yang bukan cuma bikin fans kaget, tapi juga penuh kalkulasi. detiksport+1
Langkah ini datang setelah Ginting mengalami periode performa tak stabil dan ranking yang menurun akibat cedera serius pada 2025, serta berbagai hasil yang kurang maksimal di beberapa turnamen terakhir. IDN Times
Kenapa Ginting Turun Level? Strategi Naikkan Ranking Dunia
Tidak seperti biasanya turun langsung ke level Super 1000 atau Super 750 sebagai unggulan, Ginting memilih fokus ke torehan poin di turnamen level bawah seperti Super 300 demi strategi bertahap memulihkan ranking dunia yang sempat merosot hingga posisi ke‑58 akhir Desember 2025. Detak Media+1
Pelatih kepala tunggal putra PBSI, Indra Widjaja, menegaskan bahwa Ginting akan ambil rute ini agar bisa mengumpulkan poin lebih banyak dengan konsisten tampil di level yang memungkinkan dirinya masuk draw kompetisi. Targetnya bukan main buat menang doang — tapi bentuk kepercayaan diri, konsistensi, dan kembali ke level elite dalam waktu menengah. Detak Media
“Tahun depan full turnamen, dia akan turun di 300 dulu … Karena kalau enggak, ya rankingnya enggak akan naik,” ujar Indra di Pelatnas PBSI, menjelaskan bahwa jika Ginting tak bisa masuk daftar pemain di level Super 500 seperti Indonesia Masters, maka fokus akan diarahkan ke Super 300 yang pasti terdaftar. Detak Media
Kalender Turnamen yang Kemungkinan Dihadapi Ginting
Berdasarkan rencana sementara kalender BWF World Tour 2026, Ginting diproyeksikan mengikuti sejumlah event level Super 300 sebagai bagian dari upaya mengumpulkan poin:
-
Thailand Masters (Super 300)
-
German Open (Super 300)
-
Swiss Open (Super 300)
-
Orleans Masters (Super 300)
-
Macau Open / US Open / Canada Open / Taipei Open / Korea Masters / Syed Modi India International
(kemungkinan masuk sesuai daftar dan status ranking) Detak Media
Rangkaian turnamen ini bukan tanpa tujuan: selain peluang poin, Ginting juga bisa rebuild confidence dengan pengalaman pertandingan, yang sangat berbeda dibanding latihan semata. IDN Times
Konteks Performa & Cedera
Pada 2025, Ginting sempat mengalami cedera yang memengaruhi performanya di turnamen besar. Ia absen dari beberapa event penting, termasuk All England 2025, sebagai bagian dari skenario pemulihan total. ANTARA News
Meski sudah kembali berlaga pertengahan tahun 2025, performanya masih di bawah level peak — sering tersingkir di babak awal dan belum konsisten. Kondisi ini bikin strategi fokus di turnamen level bawah jadi lebih masuk akal daripada langsung terjun ke kompetisi elite. IDN Times
Target Jangka Menengah: Kembali Level Atas
Strategi ini bukan sekadar turunkan ego — melainkan langkah berani dan realistis. Fokus Super 300 di awal musim 2026 ditujukan agar Ginting bisa naik peringkat, sehingga ia punya peluang masuk di level yang lebih tinggi seperti:
-
Super 500 (contoh: Indonesia Masters)
-
Super 750 (India Open dan lainnya)
-
Super 1000 / Level Elite Dunia (Indonesia Open, All England)
Indra menyatakan harapannya Ginting sudah siap kembali di level elite paling lambat pertengahan musim 2026, seperti saat Indonesia Open. IDN Times
Analisis & Dampak ke Dunia Bulutangkis Indonesia
-
Pijakan logis buat comeback: Fokus turun level memberi ruang kompetitif yang lebih mudah dengan peluang poin realistis, meningkatkan kemungkinan ranking kembali naik secara sistematis. IDN Times
-
Manajemen fisik & mental: Turnamen level bawah memberi match practice penting buat fisik dan mental — hal yang sering hilang selama rehabilitasi cedera panjang. IDN Times
-
Harapan fans & PBSI: Indonesia masih berharap Ginting bisa kembali jadi andalan tunggal putra, jadi strategi ini bukan mundur — tapi step back to go higher later. IDN Times
Kesimpulan
Anthony Sinisuka Ginting tidak mau ambil shortcut dengan langsung terjun di event besar meski namanya besar. Fokus turun ke turnamen level bawah di musim 2026 adalah strategi matang buat rebuild ranking, confidence, dan performa total setelah periode cedera panjang. Langkah ini realistis, penuh perhitungan, dan bisa jadi kunci buat kembali bersinar di level elite dunia pada paruh kedua musim. Detak Media